Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

Content Placement

Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Peluang Agen Iklan Online
Tampilkan postingan dengan label Kabar Umat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar Umat. Tampilkan semua postingan

Ustadz Adi Hidayat Tutup Ceramah HIJRAH FEST 2019 dengan Aksi yang Bikin Shock

Info informasi Ustadz Adi Hidayat Tutup Ceramah HIJRAH FEST 2019 dengan Aksi yang Bikin Shock atau artikel tentang Ustadz Adi Hidayat Tutup Ceramah HIJRAH FEST 2019 dengan Aksi yang Bikin Shock ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID] Dai kondang Ustaz Adi Hidayat membuat peserta Hijrah Fest 2019 berderai air mata. Dia memberi hadiah kepada para penghafal Alquran. Tidak tanggung-tanggung.

Peristiwa itu diceritakan salah seorang peserta Hijrah Fest 2019, Iranie Ranie. Dia mengaku shock dengan Ustaz Adi Hidayat saat menutup ceramah tentang hijrah di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan.

Berikut penuturannya:

SAYA IRI Sama DIA...????

USTADZ ADI HIDAYAT (SEMOGA ALLAH MEMBERKAHIMU)

3 hari ikut hijrahfest banyak banget yang didapatkan. Tapi yang paling shock liat penutup saat Ustad Adi Hidayat ceramah ttg hijrah. Di akhir, tiba-tiba ustad tanya:

Ikhwan, sapa yg hapal 30 juz? 25? 11? Oohh ada 6 org. Dibawah 25 thn? Tolong catat namanya krn akan saya berangkatkan kuliah sampai S3 ke Sudan. Tadi pagi saya mendapat tlpn utk mencari 20 rekomendasi utk kuliah sampai S3 ke Sudan.

Yg hapal 8 juz? 6? 5? Dan ada beberapa yg berdiri. Dan akan disekolahkan ke sekolah pencetak ulama. Dia yg biayai.

Akhwat. Sapa yg hapal 30 juz? 1 org berdiri. Muda dan cantik. Dan ditanya ustad "kamu mau apa?".
Dia malu jwb "saya mau umroh ustad". Ditanya lagi "orangtua msh ada?" dan dia ngangguk. Langsung nangis dia dan semua takbir pas ustad jawab "kamu + orgtua kamu berangkat umroh bareng saya September tahun ini". Masya Allah.

Dan terus ditanya sapa yg hapal 15, 10, 5 bahkan 1 juz. Dan ditanya apa bisa bahasa arab. Semua diberikan hadiah sekolah. Dan tentu saja, ustad tanya kesediaannya utk sekolah agama. Tdk ada paksaan. Kebayang gak sih? Datang kesana dan dapat rezeki beasiswa. Masya Allah klo Allah dah ksh rezeki, bisa ke sapa aja yg dikehendaki, lwt sapa aja dan dgn cara Nya ??

Gak stop sampai disitu. Ditanya yg bisa Surat An Naba dan beberapa org ditest. Dan langsung dpt 1 juta. Ada sekitar 6 org an mungkin.

Udah selese? BELUM! Dia tanya yg ngasuh anak yatim. Kamu ngasuh berapa anak yatim? Ada yg jwb 5, 10, 200 dll mpe jumlahnya 257. Dan dgn entengnya, tanpa mikir "yg 57 saya titip 1 juta setiap anak yatim, yg 200 org saya titip 100 juta, tolong bagikan sesuai proporsinya, saya akan selesaikan segera janji saya ini, tolong panitia ingatkan".

Dan gw SHOCK LIATNYA. Betapa JOR-JOR AN NYA SEDEKAHNYA USTAD INI. Gw baru pertama kali denger ceramah dari Ustad Adi. Dan liatnya bikin merinding. Byk bgt yg gw pelajarin dari kejadian semlm:

1. Ketampar malu krn dari ribuan yg dtg, yg hapal quran bisa diitung pake jari. Dan bukan itu mslhnya, yg MALUUU adalah gw sama sekali gak nunjuk tangan. Bahkan An Naba aja gak hapal ?? Kmn aja gw? Ada anak dgn cerebral palsy yg bisa hapal quran hanya dlm waktu 8 bulan.

2. Di ceramah, Ustad Adi bilang PAKAI HARTA UTK SURGA KITA dan bener dia praktekin. Dunia ini kecil, gak ada apa-apanya. Yg utama adalah mendapatkan kelapangan dan ketenangan diri dari Allah, nanti dunia akan mengikuti.

3. Betapa asik nya menjadi muslim yg kaya krn bisa punya byk pilihan menggunakan hartanya. Ksh sekolah agama utk penghapal quran, ksh sedekah utk anak yatim, ksh cash utk penghapal surat dll. Betapa asik nya menjadi muslim yg kaya krn bisa jor-jor an sedekahnya, bisa membantu lebih banyak, tanpa dipikir, tanpa takut miskin. Knp orang kaya harus jor-jor an sedekahin hartanya? Krn harta itu akan dihisab. Semakin banyak harta semakin banyak dihisabnya. Makanya sedekahin, kasih Allah dan jadiin harta kita penolong kita di akhirat nanti.

4. Dan kepada penerima beasiswa, umroh dan uang jutaan kmrn, gw yakin gak bakal ada yg sangka. Pas berangkat dari rumah, mau cari ilmu ttg hijrah tapi malah ketiban rezeki gede kaya gitu. Ustad Adi bilang klo mau sesuatu, ikhtiarnya bukan dunia. Tapi dekati pemilik dunia maka insya allah dunia mengikuti. Klo dekat, kita minta, Allah akan kasih.

Dan Ustad Adi gak minta apa-apa. Gak minta amplop. Cuma minta doain di sujud utk keluarga. Semoga Ustad Adi dan keluarga selalu dilindungi di dunia dan akhirat. Aamiin.

?????????




Demikian artikel tentang Ustadz Adi Hidayat Tutup Ceramah HIJRAH FEST 2019 dengan Aksi yang Bikin Shock ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Ustadz Adi Hidayat Tutup Ceramah HIJRAH FEST 2019 dengan Aksi yang Bikin Shock ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Pasca Aksi 21-24 Mei di Medan, Wakil Ketua GNPF-Ulama Sumut Buya Rafdinal Dijemput Polisi Dugaan Makar

Info informasi Pasca Aksi 21-24 Mei di Medan, Wakil Ketua GNPF-Ulama Sumut Buya Rafdinal Dijemput Polisi Dugaan Makar atau artikel tentang Pasca Aksi 21-24 Mei di Medan, Wakil Ketua GNPF-Ulama Sumut Buya Rafdinal Dijemput Polisi Dugaan Makar ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Wakil ketua GNPF-Ulama Sumatera Utara, Buya Rafdinal, S.Sos, MAP dijemput paksa pihak kepolisian dirumahnya. Buya dijemput karena tuduhan kasus makar.

Informasi tersebut diungkap oleh akun resmi Facebook Rafdinal Inal pada Senin, 27 Mei 2019.

�Assalamualaikum, mohon doa semua keluarga, sahabat, kaum muslimin dan para pejuang Islam, saya siang ini di jemput dari rumah oleh aparat Poldasu dengan tuduhan makar. Allahu Akbar,� tulis Wakil ketua Muhammadiyah Medan itu.

Sebelumnya dikabarkan, sekira lima ustaz dan empat aktivis bakal dipanggil oleh Polda Sumut untuk diperiksa dengan dugaan kasus makar. Semuanya secara maraton akan diperiksa bergilir mulai Senin (27/5) hingga Rabu (29/5) di Mapolda Sumut.

Kesembilan orang yang dipanggil Polda diantaranya adalah Ketua GNPF Ulama Sumut Ustaz Heriansyah, Ustaz Indra Suheri, Ustaz Aidan, Ustaz Sani, Ustaz Buya Leo. Beberapa aktivis lainnya seperti Rabualam, Angga Fahmi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Renaldi pengurus ACT.

Sementara, diperoleh informasi Buya Rafdinal tidak termasuk yang dipanggil oleh Mapolda Sumut. Namun, hari Senin kemarin langsung mendapat kabar dijemput aparat kepolisian.

Pemeriksaan ini pasca aksi ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) Sumatera Utara.

Mereka menggelar aksi dari mulai 21 Mei hingga 24 Mei yang bertempat di kantor KPU (21 Mei), Bawaslu (22 Mei), dan gedung DPRD Sumut (24 Mei).

Aksi Jumat 24 Mei yang berlangsung dari habis jumatan sampai tengah malam itu sempat ricuh dengan aparat.

Massa yang kebanyakan mahasiswa bahkan meneriakkan tuntutan turunkan Jokowi.

[video]


Demikian artikel tentang Pasca Aksi 21-24 Mei di Medan, Wakil Ketua GNPF-Ulama Sumut Buya Rafdinal Dijemput Polisi Dugaan Makar ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Pasca Aksi 21-24 Mei di Medan, Wakil Ketua GNPF-Ulama Sumut Buya Rafdinal Dijemput Polisi Dugaan Makar ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Pasca Aksi 21-24 Mei di Medan, Wakil Ketua GNPF-Ulama Sumut Buya Rafdinal Dijemput Polisi Dugaan Makar

Info informasi Pasca Aksi 21-24 Mei di Medan, Wakil Ketua GNPF-Ulama Sumut Buya Rafdinal Dijemput Polisi Dugaan Makar atau artikel tentang Pasca Aksi 21-24 Mei di Medan, Wakil Ketua GNPF-Ulama Sumut Buya Rafdinal Dijemput Polisi Dugaan Makar ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Wakil ketua GNPF-Ulama Sumatera Utara, Buya Rafdinal, S.Sos, MAP dijemput paksa pihak kepolisian dirumahnya. Buya dijemput karena tuduhan kasus makar.

Informasi tersebut diungkap oleh akun resmi Facebook Rafdinal Inal pada Senin, 27 Mei 2019.

�Assalamualaikum, mohon doa semua keluarga, sahabat, kaum muslimin dan para pejuang Islam, saya siang ini di jemput dari rumah oleh aparat Poldasu dengan tuduhan makar. Allahu Akbar,� tulis Wakil ketua Muhammadiyah Medan itu.

Sebelumnya dikabarkan, sekira lima ustaz dan empat aktivis bakal dipanggil oleh Polda Sumut untuk diperiksa dengan dugaan kasus makar. Semuanya secara maraton akan diperiksa bergilir mulai Senin (27/5) hingga Rabu (29/5) di Mapolda Sumut.

Kesembilan orang yang dipanggil Polda diantaranya adalah Ketua GNPF Ulama Sumut Ustaz Heriansyah, Ustaz Indra Suheri, Ustaz Aidan, Ustaz Sani, Ustaz Buya Leo. Beberapa aktivis lainnya seperti Rabualam, Angga Fahmi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Renaldi pengurus ACT.

Sementara, diperoleh informasi Buya Rafdinal tidak termasuk yang dipanggil oleh Mapolda Sumut. Namun, hari Senin kemarin langsung mendapat kabar dijemput aparat kepolisian.

Pemeriksaan ini pasca aksi ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) Sumatera Utara.

Mereka menggelar aksi dari mulai 21 Mei hingga 24 Mei yang bertempat di kantor KPU (21 Mei), Bawaslu (22 Mei), dan gedung DPRD Sumut (24 Mei).

Aksi Jumat 24 Mei yang berlangsung dari habis jumatan sampai tengah malam itu sempat ricuh dengan aparat.

Massa yang kebanyakan mahasiswa bahkan meneriakkan tuntutan turunkan Jokowi.

[video]


Demikian artikel tentang Pasca Aksi 21-24 Mei di Medan, Wakil Ketua GNPF-Ulama Sumut Buya Rafdinal Dijemput Polisi Dugaan Makar ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Pasca Aksi 21-24 Mei di Medan, Wakil Ketua GNPF-Ulama Sumut Buya Rafdinal Dijemput Polisi Dugaan Makar ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

INI SIKAP IMAM BESAR HRS

Info informasi INI SIKAP IMAM BESAR HRS atau artikel tentang INI SIKAP IMAM BESAR HRS ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  INI SIKAP IMAM BESAR HABIB RIZIEQ SYIHAB:

"Jangan lagi persatuan dijadikan alasan untuk pasrah terhadap kezaliman dan kecurangan. Itu kesalahan fatal.

Justru melawan kezaliman dan kecurangan itulah jalan menyelamatkan persatuan dan kesatuan."

Selengkapnya video:




Demikian artikel tentang INI SIKAP IMAM BESAR HRS ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang INI SIKAP IMAM BESAR HRS ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

MEMBEDAH SALAFY SEDJATI, KHAWARIJ Teriak KHAWARIJ

Info informasi MEMBEDAH SALAFY SEDJATI, KHAWARIJ Teriak KHAWARIJ atau artikel tentang MEMBEDAH SALAFY SEDJATI, KHAWARIJ Teriak KHAWARIJ ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

MEMBEDAH SALAFY SEDJATI, KHAWARIJ Teriak KHAWARIJ 

Oleh: Fathi Nasrullah

Saya mau kasih tau sedikit tentang siapa dan gimana orang-orang atau kelompok ini, Sekaligus selayang pandang tentang Salafy secara umum.

Yang pertama adalah orang-orang yang ada di belakang FP ini dan kelompok yang satu ideologi dengannya. (Isi FP di atas postingan mereka tentang wafatnya Ustadz Arifin Ilham -red)

Mereka biasa merasa dan menyebut diri atau kelompoknya sebagai SALAFY SEDJATI. Yaitu satu-satunya kelompok yang berhak menyandang gelar atau nama atau istilah; Salafy.

Mereka menjadikan kelompoknya sebagai tafsir kebenaran tunggal atas nash-nash syariat. Maka itu mereka merasa sebagai muslimnya muslim. Salafynya Salafy. Corenya core. Dan intinya inti. Selain mereka HARAM menyandang gelar Salafy.

Biasanya mereka merupakan orang atau kelompok Salafy yang mengaku-ngaku berafiliasi atau berkiblat pada masyaikh (para syaikh) Salafy dari Yaman. Meski akhir-akhir ini masyaikh Yaman berlepas dari mereka setelah mengerti bahwa fatwa-fatwa mereka sering dikebiri dan disetting dengan keji.

Serta tidak semua Salafy yang belajar di Yaman berkelakuan dan berpemikiran seperti mereka. Tapi bisa kita anggap begitu karena sudah menjadi rahasia umum bahwa dulu mayoritas Salafy yang berafiliasi pada Yaman berideologi demikian meski sekarang tidak lagi.

Ideologi mereka sendiri secara garis besar merupakan campuran antara Murjiah dengan Khawarij.

#Murjiah atau penjilat pada saat berhubungan dengan pemerintah. Bukan sekedar taat dan patuh dalam hal yang baik. Tapi bahkan bersedia mati atau membunuh demi pemerintahan sebuah negeri yang kepala negaranya beragama (atau sekedar mengaku beragama) Islam.

Mereka berpandangan ekstrem:

Ketika sebuah negara pemimpinnya beragama Islam, Maka wajib, Sudah pasti, Mutlak dihukumi sebagai Ulil Amri.

Yaitu Ulil Amri yang dicirikan oleh Islam sebagai menjalankan syariat Islam secara kaffah (penuh, totalitas). Dimana membelanya menjadi kewajiban setiap orang. Bahkan bila mati diatasnya akan digelari syahid. Dan mencela pemimpin negara bisa mengantarkan seseorang kepada murtad kekafiran yang wajib diperangi dan dibunuh.

Mereka sama sekali tidak peduli bentuk atau dasar hukum atau praktek ideologi dan sistem pemerintahan di negara yang mereka tempati. Apakah sekuler. Liberal. Kejawen. Demokrasi. Mix antara Islam dengan demokrasi. Dan isme-isme lainnya.

Pokoknya selama kepala negaranya beragama Islam, Maka itu sudah cukup untuk menggelarinya Ulil Amri perwakilan Allah pada suatu negara.

Bahkan mereka tidak peduli juga apakah si kepala pemerintahan menjalankan syariat Islam untuk pribadi dan keluarganya atau tidak. Cukup dia beragama Islam. Maka sebejat apapun dia adalah Ulil Amri.

Konsekuensinya adalah harus bersedia bunuh membunuh dengan komandonya.

Yang sering terjadi di banyak negara; Mereka akan menjadi anjing-anjing rezim bathil paling setia. Menjilat dan menggigit dengan perintah tuannya.

##Di kesempatan lain mereka bisa seketika beralih ideologi menjadi Khawarij. Yaitu saat berhadapan dengan semua kelompok kaum muslimin lainnya. Karena semua orang Islam di luar kelompok mereka telah dianggap sebagai Ahli bid'ah.

Mereka tidak segan bergembira atas kematian seorang muslim. Bahkan di Libya, Mereka membunuhi para mujahidin yang melawan Haftar, Menggali kuburannya, Dan mengarak mayatnya di jalan-jalan.

Di Indonesia sendiri mereka berkamuflase, agak sedikit menghaluskan kalimat dan tudingan kafir atau murtad itu dengan kalimat Ahli Bid'ah. Karena dalam prakteknya, ketika mereka menuduh seseorang sebagai ahli bid'ah, maka hak-hak orang itu sebagai sesama muslim, sudah hilang di mata mereka alias dianggap murtad.

Kehormatannya layak dihancurkan sehancur-hancurnya. Bila perlu dengan membuat berita-berita dusta. Fitnah keji membabi buta. Fatwa-fatwa yang dikebiri dan disetir. Serta dengan omongan ngelantur ngalor ngidul ga jelas ujung pangkalnya.

Mereka mengharamkan seorang perempuan Salafy Sedjati menikahi Ahli Bid'ah. Tapi boleh bagi laki-laki Salafy Sedjati menikahi perempuan ahli bid'ah dengan berdalil bolehnya seorang muslim menikahi perempuan ahli kitab.

Mereka juga menganggap seorang istri otomatis telah bercerai dari suaminya bila mereka anggap dia ahli bid'ah. Dan kedudukan si suami sama dengan murtaddin najis mugholadhoh.

Mereka dengan mudah tanpa sedikitpun perasaan bersalah akan membawa lari harta seorang muslim di luar kelompoknya. Menipunya. Membohonginya. Dan mencuranginya dalam muamalah. Dari omongan-omongan di internal mereka sendiri yang sudah tersebar luas, Sambil tertawa-tawa mereka bilang harta-harta yang diambil dengan kedzaliman itu sebagai "Fa'i" atau "Ghanimah" alias rampasan perang.

Yang repot dari mereka ini adalah satu hal saja: SEMUA ORANG ISLAM DI LUAR KELOMPOK MEREKA TELAH DIANGGAP AHLI BID'AH.

Sedangkan sebagaimana saya sebutkan diatas, Orang yang sudah mereka tuduh sebagai ahli bid'ah, Dalam praktek muamalahnya akan mereka perlakukan setara dengan murtad kafir.

Ciri mereka ada beberapa:

(1) Benci sekali dengan kelompok lain. Terutama Ikhwanul Muslimin. Dan (lucunya) juga kelompok lain yang mengklaim Salafy.

Contoh kasus kebencian pada kelompok Salafy lainnya adalah kebencian mereka yang teramat dalam terhadap Salafy yang berafiliasi masyaikh Yordania serta Saudi. Yang perwujudannya di Indonesia adalah kelompok Salafy yang berafiliasi radio Rodja.

- Dulu Salafy Sedjati ini hampir-hampir mengkafirkan Salafy Rodja hanya karena masalah dana bantuan dari Timur Tengah.

- Kemudian hampir-hampir mengkafirkan Salafy Rodja hanya karena mendirikan organisasi resmi terdaftar di pemerintah dan menarik SPP di sekolah-sekolahnya

- Kemudian hampir-hampir mengkafirkan lagi hanya karena masalah penggunaan/pendirian radio sebagai fasilitas dakwah Salafy Rodja.

- Kemudian hampir-hampir mengkafirkan lagi karena Rodja membuat televisi.

- Dan terakhir hampir-hampir mengkafirkan lagi karena Rodja mendatangkan syaikh-syaikh tertentu dari Saudi/Yordan.

Yang konyolnya. Kini Salafy Sedjati menggunakan ketiga washilah/perantaraan dakwah tersebut.

(2) Mereka mudah sekali, Amat sangat mudah, Bahkan seperti meludah saja, Ketika menuduh orang/kelompok lain sebagai ahli bid'ah.

(3) Hobi debat dan mencela/memaki. Amat sangat hobi. Saking hobinya, Kalau mereka ngelindur, Yang keluar adalah makian dan debat monolog.

(4) Ngelantur kalau bicara/diskusi/debat

Coba perhatikan thread-thread yang mereka buat atau mereka terlibat di dalamnya. Isinya adalah khayalan. Imajinasi. Ngelantur. Ngalor ngidul. Dan monolog.
Kuping mereka pekak dari nasehat dan bukti2/fakta2/kebenaran. Mata mereka buta. Dan hati mereka penuh dengan keyakinan mendalam akan kebenaran mutlak tunggal dan satu arah.

(5) Curang dan licik luarbiasa

Contohnya membawakan fatwa2 ulama yang pertanyaannya sudah disetting agar sang ulama menjawab sesuai hawa nafsu mereka.

Bahkan bila perlu akan memotong2 fatwa2 tersebut semau2. Sudah sering terjadi mereka menafsirkan ayat dan hadits sesuka hati meski jauh melenceng dari penafsiran yang disepakati ulama.

(6) Waham heroik

Gaya bicara mereka selalu resmi. Baku. Formal. Dan tertib kaidah. Mana bisa mereka ngebanyol dsb. Itu karena mereka merasa dirinya adalah satu2nya perwujudan Islam yang benar dan hakiki. Sehingga segala tindak tanduk mereka harus dilakukan dengan gaya2 atau cara2 yang serius dan agung.

(7) Kuat berdalil. Tapi busuk dalam menyampaikan makna dalil2 tersebut

Persis seperti kaum Khawarij yang disebutkan oleh Ali bin Abi Thalib ketika berdalil. Yaitu "Dalil yang disampaikan benar, Tapi dengan pemahaman dan tujuan yang salah".

(8) Takfiri malu-malu

Penyebutan Ahli bid'ah pada orang dan kelompok lain sebetulnya cuma eufimisme. Karena yang mereka simpan di dada mereka sejatinya adalah takfir. Vonis murtad mu'ayyan.

(9) Terpecah belah

Jangan dikira mereka bersatu. Bahkan sesama mereka saling cakar.
Dulunya mereka bersatu. Tapi ketika lawan berat mereka yaitu Ikhwanul Muslim dan Salafy Saudi/Yordan ga terlalu meladeni, Maka ideologi jahat mereka yang suka sekali pertengkaran akhirnya mencari pelampiasannya sendiri.
Dengan mencakar dan memakan temannya sendiri, Sehingga kemudian mereka berpecah belah dan saling tuduh Ahli Bi'dah.
Perpecahan itu sedemikian beratnya sampai2 antara sesama kelompok Salafy Sedjati tersebut menjadi puing2 kecil hanya beranggotakan belasan puluhan orang saja setiap puingnya. Maksimal ratusan, Yang berserakan di belantara dakwah tapi masih terus semangat saling meng"ahli bid'ah"kan satu sama lainnya

(10) Jahil murakkab (dungu ke tulang sumsum) pada waqi' (realita dunia dan kehidupan) yang mereka hidup di dalamnya

Mereka menutup mata dan memerintahkan diri sendiri untuk menjauhi koran2, TV, Media sosial, Internet, Bahkan radio dan sebagainya.

Mereka hidup dalam khayalan. Dalam kekakuan yang gila2an. Dan sudut pandang serta pemahaman yang amat sangat sempit. Hanya bersumber dari tokoh2 mereka saja yang itupun cuma segelintir karena sudah mereka cabik2 sendiri.

(11) Muqallid/fanatik kelas satu

Lucunya, Mereka merasa/menganggap diri masing2 sebagai orang2 yang independen. Tidak dicampuri ideologi dan pandangan kelompok lain. Dan bebas menentukan sikap.
Tapi di sisi lain mereka luarbiasa taqlid kepada tokoh2 lokalnya. Saking taqlidnya, ga jarang sebuah kelompok Salafy Sedjati akan dengan mudah berbalik menyerang seorang syaikh/guru/ustadznya sendiri karena hasutan orang2 yang secara kasta sosial dan keilmuan di bawah para syaikh/guru/ustadz tersebut.

(12) Kasar dari telapak kaki sampai ke ubun-ubun

Nomer 11 diatas terjadi karena buat mereka agama ini didirikan diatas pondasi kekasaran dan kekakuan. Jadi bukan siapa lebih berilmu yang akan menang. Tapi siapa lebih kasar lah yang akan mereka dengar.

(13) Mudah futur alias jenuh dengan kondisi pemikiran, Diri pribadi, Serta kelompoknya.

Sebetulnya wajar dan masuk akal aja. Siapa pula orangnya yang kuat lama2 bersikap panas, Keras, Kasar dan kaku? Sebab manusia Allah ciptakan dari tanah, Bukan dari api.

(14) Goblok dan mudah dibohongi

Terbukti banyak agen asing atau intelejen negara2 tertentu yang menyusup masuk ke dalam kelompok mereka lalu memanfaatkannya untuk kepentingan melawan Islam.

Di Libya mereka melawan kaum muslimin mujahidin dan pemerintahan yang sah yang diakui PBB dan disokong Saudi.

Di Yaman Dammaj mereka berkali2 menyerang pemikiran2 dan tindakan2 kaum muslimin mujahidin yang sedang menghadapi Syi'ah Houthi. Dan di Suriah mereka mentahdzir mujahidin yang sedang melawan Syi'ah Nushairiah.

Di Indonesia?
Liat sendiri aja lah gimana kelakuan mereka.

Kesiannya, Seringnya mereka cuma diperalat aja. Habis manis sepah dibuang. Di Yaman Dammaj mereka akhirnya terusir oleh Syi'ah Houthi setelah diabaikan rezim yang tadinya mereka bela mati2an tapi kemudian berbalik mendukung Houthi.

Di Indonesia sendiri, Meski sejak dulu menjilat siapapun pemerintahnya, Tapi ketika berhadapan dengan kelompok Aswaja atau NU, Teriakan2 minta tolong mereka pada pemerintah diabaikan.

(15) Kaum yang penuh ironi

Mereka melarang orang jadi Khawarij tapi mereka sendiri berideologi Khawarij Takfiri sembari menuduh orang lain sebagai Khawarij ??????.

Mereka melarang orang lain begini dan begitu tapi mereka sendiri terdepan melakukannya.

Mereka menyerang orang lain karena melakukan langkah2 tertentu dalam dakwahnya. Lalu di belakang hari mereka melakukannya juga.

Mereka bersikap keras terhadap orang lain. Tapi terhadap diri atau keluarganya mereka bermudah2an. Bukan rahasia lagi banyak keluarga Salafy Sedjati ini adalah Ahli Bid'ah tapi tetap mereka muamalahi dengan baik. Bahkan saya tau beberapa orang dari kelompok ini yang sambil merokok ketika memaki2 orang/kelompok lain sebagai sesat khawarij ahli bid'ah dll.

Keras terhadap kaum muslim, Lemah lembut terhadap kekufuran. Karena mereka menganggap bahwa orang kafir sudah cukup Allah hinakan dan ga perlu lagi dijelaskan kebatilannya. Sedangkan kelompok2 lain dalam Islam harus dijelaskan pada ummat seperti apa kesesatan2nya. Sehingga mereka habiskan umur hanya untuk mencela kelompok2 Islam lainnya. Dst.

(16) Sabuk putih yang merasa DAN 7

Sering dijumpai dari kelima kelompok ini bocah2 balita yang udah pandai bermedsos lalu menebar fatwa serampangan.

Anak2 muda yang semangatnya membersihkan Islam sudah diatas ubun2 sehingga mengalahkan semangatnya belajar syariat Islam itu sendiri.

Orang2 tua yang telat belajar Islam lalu jatuh ke pelukan da'i2 SEDJATI dan merasa kehampaannya tercapai dalam damai padahal cakarnya menghujan. Dll

(17) Sombong
Sebetulnya inilah pangkal dan ujung dari segala kekacauan ideologi Sedjati.

(18) Pemburu kekacauan, Pencari kesalahan orang di luar kelompoknya, Dan biang gosip numero uno ngalahin emak2 rumpi.

Larangan tokoh2 mereka untuk menjauhi Internet, Koran, TV dsb sering mereka langgar. Bahkan tokoh2nya yang melarang2 itupun sering melanggar larangannya sendiri demi mencari berita2 yang bisa dijadikan bahan bakar menyerang lawan2nya.

Dulu ada seorang murid dari tokoh Sedjati yang dilarang oleh gurunya buka internet dsb. Tapi kemudian si murid curi2 larangan dan surfing di internet. Disitu dia membabi buta memaki kiri kanan. Hajar sini hajar sana. Berusaha keras menampakkan kesedjatiannya.

Lalu ga lama dia dapat bukti gurunya ternyata fesbukan dan Internetan juga. Ga pake nunggu dia berbalik menyerang gurunya sendiri habis2an.

Si guru yang ga terima harga dirinya dihancurkan, Balas menyerang dengan sengit. Hingga akhirnya kedua guru murid itu jadi tontonan orang banyak. Ditertawakan seisi medsos. Dan bangkrut lahir batin dunia akherat.

***

Walhasil demikian lah selayang pandang tentang mereka. Mengungkap apa yang mereka sembunyikan di hati-hati mereka. Yang tidak mereka katakan secara terus terang tapi mereka lakukan berulang-ulang.

Jadi gausah heran kalo mereka bergembira dengan wafatnya ustadz Arifin Ilham dan meninggalnya para demonstran sejak 411 2016 hingga 22 Mei 2019 ini. Karena ketika mereka bersyukur atas meninggalnya orang yang mereka anggap Ahli Bid'ah/Khawarij, Mereka sebenernya sedang bersyukur atas meninggalnya seorang kafir murtad.

Nanti saya lanjut part II nya tentang Salafy Kokohiyyun. Yaitu mereka yang sebelah kakinya berada di kelompok Salafy Rodja, Tapi sebelahnya lagi berada di Salafy Sedjati.

*Sumber: fb penulis




Demikian artikel tentang MEMBEDAH SALAFY SEDJATI, KHAWARIJ Teriak KHAWARIJ ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang MEMBEDAH SALAFY SEDJATI, KHAWARIJ Teriak KHAWARIJ ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

170 Selongsong Peluru Tajam Ditemukan di Dekat Markaz FPI Petamburan

Info informasi 170 Selongsong Peluru Tajam Ditemukan di Dekat Markaz FPI Petamburan atau artikel tentang 170 Selongsong Peluru Tajam Ditemukan di Dekat Markaz FPI Petamburan ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Ustadz Maman Suryadi menyatakan telah menemukan 170 selongsong peluru tajam di Jalan Petamburan III.

Ustadz Maman menduga selongsong peluru tajam itu adalah bekas tembakan kepolisian di Jalan Petamburan III.

Polisi sebelumnya telah membantah aparatnya menggunakan peluru tajam dalam menangani demonstran.

�Jadi bukan FPI yang menyerang lebih dulu, tapi polisi yang lebih dulu menyerang kami di Petamburan 3,� jelas Maman kepada INA News Agency pada Kamis 23 Mei 2019 dini hari di kantor DPP FPI, Petamburan Jakarta.

Ustadz Maman mengaku serangan ini mengakibatkan tewasnya Farhan Syafero.

Selain itu, salah satu laskar FPI Pandeglang Banten bernama Abdul Aziz juga meninggal dunia.

�Karena aparat sangat brutal, mau tidak mau kami harus melawan balik untuk menyelamatkan keamanan masyarakat,� tegas beliau.

Ustadz Maman menerangkan selain Farhan, ada juga korban meninggal dunia atas nama Rayhan yang berusia 15 tahun.

Ustadz Maman menduga Rayhan, yang merupakan warga Jalan Petamburan V, tewas tertembak kepalanya oleh aparat.

Sumber: Jurnalislam


Demikian artikel tentang 170 Selongsong Peluru Tajam Ditemukan di Dekat Markaz FPI Petamburan ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang 170 Selongsong Peluru Tajam Ditemukan di Dekat Markaz FPI Petamburan ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.