Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

Content Placement

Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Peluang Agen Iklan Online
Tampilkan postingan dengan label SOSIAL MEDIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOSIAL MEDIA. Tampilkan semua postingan

NGAKAK! Adian Napitupulu Diberi Gelar IMAM BESAR

Info informasi NGAKAK! Adian Napitupulu Diberi Gelar IMAM BESAR atau artikel tentang NGAKAK! Adian Napitupulu Diberi Gelar IMAM BESAR ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Sejumlah orang yang menamakan diri sebagai Aktivis 98 melaporkan sejumlah tokoh 02 ke Bareskrim Mabes Polri, Rabu 29 Mei 2019, atas tuduhan sebagai dalang dan penyandang dana aksi kerusuhan 22 Mei.

Tokoh-tokoh 02 yang dilaporkan: Prabowo Subianto, Amien Rais, Bachtiar Nasir, Titiek Suharto, Haikal Hasan, Fadli Zon, Habib Rizieq Syihab, Neno Warisman.

Ternyata yang melaporkan adalah Benny Ramdhani yang merupakan Ketua DPP Hanura sekaligus TIM TKN 01.

Saat melaporkan ke Bareskrim Polri ini, pelapor menyebut Habib Rizieq Syihab sebagai pengecut.

Mereka kemudian menyebut Adian Napitupulu sebagai "IMAM BESAR".

Mereka juga melaporkan ancaman pembunuhan terhadap "Imam Besar" Adian Napitupulu.

Aya aya wae...

"Ulama difitnah Pengecut na'udzubillah ??

Adian Napitupulu [BULUK] disebut Imam Besar Innalillahi ??," komen warganet.

[video]



Demikian artikel tentang NGAKAK! Adian Napitupulu Diberi Gelar IMAM BESAR ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang NGAKAK! Adian Napitupulu Diberi Gelar IMAM BESAR ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Pendukung 01 Nyinyirin Sumbar Gak Bakal Mampu Mandiri Kalau Merdeka, INI JAWABAN TELAK...

Info informasi Pendukung 01 Nyinyirin Sumbar Gak Bakal Mampu Mandiri Kalau Merdeka, INI JAWABAN TELAK... atau artikel tentang Pendukung 01 Nyinyirin Sumbar Gak Bakal Mampu Mandiri Kalau Merdeka, INI JAWABAN TELAK... ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Wacana referendum provinsi-provinsi dimana Prabowo menang yang dimulai oleh pernyataan mantan Panglima GAM untuk provinsi Aceh, lalu Sumatera Barat, dilecehkan oleh kubu pendukung 01.

"Yakin Sumbar mau merdeka. Bagaimana mau bayar gaji, belanja daerah dsb ? Kalau selama ini 70 % anggaran dari pusat. Semen Padang mau dinasionalisasi ? ??," kicau pendukung 01 Iman Brotoseno di akun twiternya @imanbr, Rabu (29/5/2019).

Pernyataan kubu 01 ini di balas telak pendukung 02.

"Jangan anggap remeh. Kalau mandiri PDB Sumbar itu 215 T. Lebih dari cukup kalau dikelola sendiri. Ini lah kalau otak gakada, ngetwit dulu, mikirnya belakangan," balas Cipta Panca Laksana @panca66.

"Timor Leste aja bisa hidup mandiri kok apalagi Sumbar," lanjut Panca.

"Dengan penduduk hanya sekitar 4 juta, di luar orang perantauan, kalau Sumbar merdeka ya makmur lah dengan PDB sekitar 215 Triliun," ujar Panca.

"Mana yg bilang SUMBAR tdk bisa berdiri sendiri..hahaha... SUMBAR itu punya sejarah Kerajaan sendiri..dan SUMBAR udah punya Istana Negara.. Sumbar pernah jd Ibu Kota.. kalo soal PDB melebihi Cukup...Sumbar itu paling siap kalo tuk berdiri sendiri..," tmbah Iskandar.





Demikian artikel tentang Pendukung 01 Nyinyirin Sumbar Gak Bakal Mampu Mandiri Kalau Merdeka, INI JAWABAN TELAK... ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Pendukung 01 Nyinyirin Sumbar Gak Bakal Mampu Mandiri Kalau Merdeka, INI JAWABAN TELAK... ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Apa jadinya Indonesia jika Aceh Merdeka...?

Info informasi Apa jadinya Indonesia jika Aceh Merdeka...? atau artikel tentang Apa jadinya Indonesia jika Aceh Merdeka...? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID] "Apa jadinya Indonesia jika Aceh Merdeka...?

1. Kandungan Migas di Simelue 320 Miliar Barrel
2. Kandungan Emas di Nagan Raya Setara Freeport sebesar 93 juta ton.

Ini baru 2 Kabupaten loh jadi Bijaklah dalam Berkomentar ??"

Demikian disampaikan akun twitter @atjehsultanate menanggapi nyinyiran dan tantangan kubu 01.

Sebelumnya akun @batokapua menantang "Merdeka giii... provinsi seemprit aja blagunya selangit."

Seperti ramai diberitakan, usulan Referendum Aceh Merdeka diserukan oleh mantan Panglima GAM Mualem yang melihat kondisi keadilan dan demokrasi Indonesia yang mengkhawatirkan akhir-akhir ini pasca Pilpres 2019.



Demikian artikel tentang Apa jadinya Indonesia jika Aceh Merdeka...? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Apa jadinya Indonesia jika Aceh Merdeka...? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

NGAKAK! Wiranto: Nyawa Itu di Tangan Tuhan, Warganet: Masih Kenal Tuhan, Wir?

Info informasi NGAKAK! Wiranto: Nyawa Itu di Tangan Tuhan, Warganet: Masih Kenal Tuhan, Wir? atau artikel tentang NGAKAK! Wiranto: Nyawa Itu di Tangan Tuhan, Warganet: Masih Kenal Tuhan, Wir? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, menyampaikan bahwa dirinya juga pejabat-pejabat lain yang mendapat ancaman pembunuhan di tengah kerusuhan 22 Mei, memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan negara meski tengah berada dalam situasi apapun.

"Biarpun ada ancaman pembunuhan, kita tetap bekerja keras sesuai prosedur yang ada, dengan orientasi kami adalah mengamankan keselamatan negara," ujar Wiranto dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019.

"Rencana pembunuhan kepada pejabat itu ditujukan, atau memiliki maksud untuk memberi rasa takut agar pejabat yang bersangkutan mengurangi aktivitasnya, menjadi lemah. Tetapi, kita tidak seperti itu ya," ujar Wiranto.

Selain itu, Wiranto juga mengemukakan, secara pribadi, ia hanya percaya bahwa hidup mati manusia ditentukan Allah SWT. Wiranto menegaskan hal itu menjadi sebab juga ia tidak gentar terhadap ancaman pembunuhan.

"Soal nyawa itu ada di tangan Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT," ujar Wiranto, seperti dilansir dari VIVA.

Warganet pun mengomentari hal ini.

"Lah udah masuk Islam?" cuit @helmifelis.

"Yaiyalah...yg pst bukan di tangan elu...," cuit @hisyam_1088.

"in syaa Allah... semoga disegerakan oleh tuhan Nya. dia agama nya apa sih .??" cuit @Zy_ideablimz.

"Masih kenal Tuhan Wir...?" cuit @Shuliantoro1.


Demikian artikel tentang NGAKAK! Wiranto: Nyawa Itu di Tangan Tuhan, Warganet: Masih Kenal Tuhan, Wir? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang NGAKAK! Wiranto: Nyawa Itu di Tangan Tuhan, Warganet: Masih Kenal Tuhan, Wir? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Rizal Ramli: Tak Ada di Era Soeharto! Ini Era Neo-Otoriter, Demo Mahasiswa Dituduh Makar

Info informasi Rizal Ramli: Tak Ada di Era Soeharto! Ini Era Neo-Otoriter, Demo Mahasiswa Dituduh Makar atau artikel tentang Rizal Ramli: Tak Ada di Era Soeharto! Ini Era Neo-Otoriter, Demo Mahasiswa Dituduh Makar ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Ekonom senior Rizal Ramli menyoal pelaporan tokoh demonstrasi mahasiswa di Medan (04/05) dengan tudingan melakukan makar.

Rizal Ramli mengomentari beredarnya surat pemanggilan koordinator aksi yang meminta Bawaslu menunda penetapan hasil Pemilu 2019, Angga Fahmi, oleh pihak kepolisian.  Angga Fahmi merupakan pengurus Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) UMSU.

�Ini belum pernah terjadi di zaman Otoriter Soeharto. !!Saat ini, di zaman Neo-Otoriter, mahasiswa dituduh makar ancaman max 20 tahun. Zaman Soeharto hanya dituduh menghina Presiden, hukuman max 2 tahun,� tulis Rizal Ramli di akun Twitter @RamliRizal.



Demikian artikel tentang Rizal Ramli: Tak Ada di Era Soeharto! Ini Era Neo-Otoriter, Demo Mahasiswa Dituduh Makar ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Rizal Ramli: Tak Ada di Era Soeharto! Ini Era Neo-Otoriter, Demo Mahasiswa Dituduh Makar ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Fitnah Prabowo dan Sandiaga, Glenn Fredly Bebas Melenggang

Info informasi Fitnah Prabowo dan Sandiaga, Glenn Fredly Bebas Melenggang atau artikel tentang Fitnah Prabowo dan Sandiaga, Glenn Fredly Bebas Melenggang ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Di tengah huru-hara dan bentrok yang terjadi pada 22 Mei 2019, musisi Glenn Fredly ikut menjadi sorotan. Pasalnya, unggahannya di akun Instagram dianggap menghina dan memfitnah paslon 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Saat kericuhan yang terjadi di depan kantor Bawaslu itu meletus, Glenn Fredly di akun Instagram menuliskan, "Shame on you Prabowo & Sandy! Kalian bukan pemimpin, kalian pengadu domba bangsamu sendiri!"

Hal tersebut ditulisnya pada Rabu, 22 Mei 2019. Akan tetapi unggahan tersebut kemudian dihapusnya tak lama kemudian.

Namun postingan itu sudah banyak yang screenshot.

"Memalukan seorang publik figur berkata seperti ini. Memang sudah memberikan jasa apa anda untuk negara ini glenn?" komentar pemilik akun @rzckvrj.

"Artis yg nggak pernah tahu kebenaran," tulis pemilik akun @sofyanbeni.

Walau sudah jelas-jelas memfitnah Prabowo-Sandi, bebas-bebas aja sih...

"Ini mah bebas, temen dan kubunya "orang baik" bebas ngapain aja," sindir @JackVardan.

Koordinator Jubir Prabowo-Sandi, Dahnil A Simanjuntak menilai ujaran Glen ini seharusnya sudah bisa ditindak aparat.

"Seperti Dalil yg sering digunakan polisi, sudah menyebabkan ke Onaran, dlm hal ini  terang saudara Glenn Fredly sudah menyebabkan keonaran, rasa permusuhan dan kebencian," kata Dahnil di akun twitternya.




Demikian artikel tentang Fitnah Prabowo dan Sandiaga, Glenn Fredly Bebas Melenggang ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Fitnah Prabowo dan Sandiaga, Glenn Fredly Bebas Melenggang ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Marco Kusumawijaya: Udah Bagus Anies Gak Nyapres Tahun Ini. Kalau Iya, Dia yang Copot Pak Joko dari Jabatan Presiden

Info informasi Marco Kusumawijaya: Udah Bagus Anies Gak Nyapres Tahun Ini. Kalau Iya, Dia yang Copot Pak Joko dari Jabatan Presiden atau artikel tentang Marco Kusumawijaya: Udah Bagus Anies Gak Nyapres Tahun Ini. Kalau Iya, Dia yang Copot Pak Joko dari Jabatan Presiden ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.IDPetisi �Copot Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta!� dalam laman penggalangan suara change.org yang digulirkan akun Opini Kamu sejak 10 bulan lalu, mencuat kembali di bulan Ramadan 2019. Beberapa warganet meminta kembalikan figur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Petisi tersebut mendesak Presiden Joko Widodo dan Kementerian Dalam Negeri untuk mencopot Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Opini Kamu menargetkan 150 ribu suara, dan sampai berita ini dibuat, Ahad, 26 Mei 2019 telah terkumpul 130.944 suara.

"Kegagalan demi kegagalan disertai kejanggalan telah membuat DKI Jakarta sebagai Ibu Kota negara Republik Indonesia semakin terpuruk di bawah kepemimpinan Saudara Anies Baswedan," bunyi si pembuat petisi, Opini Kamu.

Karena petisi itu dibuat sepuluh bulan lalu, maka alasan yang dikemukakan pun terkesan basi, seperti soal gaji Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang mencapai Rp 70 juta per orang, banjir yang muncul kembali, diskotek yang dulu tutup kembali dibuka, sampah, pohon plastik, PKL yang merajalela hingga membengkaknya APBD.

Selain itu, akun pembuat Petisi itu juga mengungkit perbaikan trotoar Jalan Senayan yang tak kunjung selesai dan penggunaan tiang bambu saat perhelatan Asian Games 2018.

"Sudah saatnya Presiden Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri memanggil dan MENCOPOT Anies Baswedan dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta! Jangan ditunda lagi!" bunyi ajakan di petisi itu.

Menanggapi boomingnya kembali petisi tersebut, arsitek Marco Kusumawijaya berkomentar tajam.



Demikian artikel tentang Marco Kusumawijaya: Udah Bagus Anies Gak Nyapres Tahun Ini. Kalau Iya, Dia yang Copot Pak Joko dari Jabatan Presiden ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Marco Kusumawijaya: Udah Bagus Anies Gak Nyapres Tahun Ini. Kalau Iya, Dia yang Copot Pak Joko dari Jabatan Presiden ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Salah Aniaya Orang, Polri DIKEPRET Fahri Hamzah

Info informasi Salah Aniaya Orang, Polri DIKEPRET Fahri Hamzah atau artikel tentang Salah Aniaya Orang, Polri DIKEPRET Fahri Hamzah ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Polri telah mengungkap terkait video viral yang menggambarkan seseorang dianiaya sejumlah anggota Brimob di dekat Masjid Al-Huda, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, yang dianiaya bukanlah seorang anak berumur 15 tahun, melainkan Andriyansyah alias Andri Bibir, yang berusia 30 tahun.

Dalam video tersebut, adanya informasi bahwa korban merupakan anak di bawah umur memang sudah dibantah. Namun, Polri tidak bisa membantah terkait adanya tindakan kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan oknum Brimob dalam video tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, tidak dapat menyangkal bahwa telah terjadi kesalahan prosedur dalam yang dilakukan oknum Brimob dalam penangkapan Andri Bibir. Apa yang dilakukan petugas oknum tersebut, tidak dapat dibenarkan.

"Dalam hal upaya penangkapan perusuh atas nama A alias Andri Bibir, apa yang dilakukan oleh oknum anggota tidak dibenarkan," kata Dedi di Mapolda Metro Jaya, Sabtu 25 Mei 2019

Aparat Kepolisian dalam menangani pelaku kejahatan, sebaiknya tidak menggunakan kekerasan. Terlebih, pelaku sudah tidak melawan dan tak membahayakan petugas, maka tidak perlu ditindak dengan kekerasan.

"Seharusnya kepada pelaku perusuh yang sudah menyerah, tidak boleh lagi dilakukan tindakan berlebihan, eksesif," ujarnya

Untuk itu, terkait kasus ini akan ditindaklanjuti oleh Divisi Propam Polri. Apabila terbukti melanggar, yang bersangkutan akan dikenakan sanksi.

"Prinsip kepada personel Polri yang melakukan tindakan tidak sesuai dengan norma-norma yang ada di Kepolisian, pasti akan kami proses sesuai mekanisme yang ada. Insiden ini dipicu oleh penyerangan yang dilakukan oleh selain tersangka Andri Bibir kepada petugas, serta berupaya melarikan diri saat akan diamankan," ujarnya.

Sumber: Viva

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah pun berkomentar.




Demikian artikel tentang Salah Aniaya Orang, Polri DIKEPRET Fahri Hamzah ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Salah Aniaya Orang, Polri DIKEPRET Fahri Hamzah ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Sejak kapan buzzer medsos punya akses dan foto ruang penyidik, Pak Pol?

Info informasi Sejak kapan buzzer medsos punya akses dan foto ruang penyidik, Pak Pol? atau artikel tentang Sejak kapan buzzer medsos punya akses dan foto ruang penyidik, Pak Pol? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Anggota BPN Mustofa Nahrawardaya ditangkap polisi hari Minggu dini hari kemarin terkait unggahan video di medsos.

Mustofa kemudian diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka.

Pendukung 01 bersorak sorai. Bahkan tidak hanya itu, buzzer 01 juga mengunggah foto dari ruang penyidik saat Mustofa diperiksa polisi.

"Sang penghasut sedang menjalani pemeriksaan. Semoga dia menerima apa yg pantas dituainya," kicau buzzer pendukung 01 @partaisocmed.

Hal ini menimbulkan tanda tanya besar.

"Sejak kapan ini buzzer medsos punya akses dan foto ruang penyidik? @CCICPolri @DivHumas_Polri," tanya akun @JackVardan.

Koordinator Jubir BPN Dahnil A Simanjuntak menilai sebagai hal yang mengerikan.
?
"Mengerikan," komen Dahnil.



Demikian artikel tentang Sejak kapan buzzer medsos punya akses dan foto ruang penyidik, Pak Pol? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Sejak kapan buzzer medsos punya akses dan foto ruang penyidik, Pak Pol? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Viral Video Perlakuan Kasar Oknum Pada Ibu-ibu Palang Merah Saat 22 Mei

Info informasi Viral Video Perlakuan Kasar Oknum Pada Ibu-ibu Palang Merah Saat 22 Mei atau artikel tentang Viral Video Perlakuan Kasar Oknum Pada Ibu-ibu Palang Merah Saat 22 Mei ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Setelah sosmed dicabut blokirnya oleh Kominfo, sekarang beredar video-video saat ricuh Aski 22 Mei di ibukota.

Salah satu video yang viral adalah perlakuan kasar oknum aparat pada ibu-ibu Palang Merah, dr. Arni.

[video]


BERIKUT KRONOLOGIS PENUTURAN YBS:

Cerita nya panjang dok..
Sy dan team LADATU lagi evakuasi korban yg banyak banget sampai kami kewalahan, makanya sy kontak utk kirim ambulance, dokter dan obat2an.

Sy dan 2 org anggota sy kehirup gas beracun sampai kami muntah2.
Dan sy putuskan utk rehat sejenak di pintu parkir keluar belakang Sarinah yg arah sekolah Theresia, sambil minum apa saja utk mencegah muntah, seperti madu, susu kental manis dan ada dari bang Japar minta kami minum arang yg dihancurin, kata nya biat cegah racun pun kami minum.

Sambil sy tlp Sekjen sy untuk beliin kelapa ijo.
Setelah Sekjen datang dan semua minum kelapa ijo sy putuskan team harus pulang ke RPR naik grabe, sy masih tinggal disana sama Sekjen.
Ga lama dari arah dalam ada puluhan intel pakaian preman datang nguber anak2 yang lari dan di hadang dari depan dengan tembakan sama Brimob, akhirnya mereka lumpuh.
Mereka dipukulin dan di tendangin dgn kekeraaan, ada yg pingsan diseret.
Sy sedih dan miris liat semua itu.
Motor2 dan mobil yg parkir dirusak.

Lalu sy mau WA anak bilang sy ga bisa pulang karena sudah hampir jam 12 malam, agar anak ga cemas.
Tiba2 ada intel yg liat dan dikira sy rekam video, lalu dia tanya dgn bentakan,
Lalu dia ambil dan banting hp sy sampai hancur.

Sy kesel, tapi mau gimana lagi.
Lalu sy mundur lg ke belakang sama yg lain dan Sekjen.
Ga lama ada intel lg yg bilang kalau hp di kantong Sekjen hidup. Terus kami berdebat dan akhirnya kami berdua di bawa paksa ke tengah2 pasukan Brimob yg disana sudah banyak tawanan mereka tangkapin.
Sy dan Sekjen disuruh jongkok, tapi sy lawan, sy bilang, "Sy Medis, kalian ga bisa perlakukan kami begini dan sy juga anak anggota Polisi," sambil sy perlihatkan KTA papa sy.

Lalu tanpa sebab, kepala Sekjen sy di pukul 2x dari belakang, dan sy meradang sambil tunjuk2 mereka, "Jangan sesekali kalian kasari kami kalau kalian ga kena HAM International sudah zholim pada Medis."

Akhir nya kami di bawa sama salah satu intel ke seberang Sarinah, persis didepan Bawaslu.
Selama lebih kurang 2 jam kami di periksa disana, karena Intel periksa 2 hp Sekjen yg masih utuh.
Banyak pertanyaam selama itu yg mungkin bisa bikin mental kami down, tapi sy sebagai anak Polisi yg lahir dan besar di Asrama Polisi, jd ga akan bisa bikin mental sy down, cuma Sekjen yg ngeluh pusing.

Sy bilang ke Sekjen, jgn ngomong pusing nanti di paksa minum obat yg kita ga tau apa itu beneran obat atau racun, baru Sekjen diam.
Dan selama pemeriksaan sy dan Sekjen ga mau terima makan dan minum dari mereka.

Sy minta Sekjen terus berzikir karena hanya Allah yg bisa selamatkan kami dari tangan2 kejam mereka yg bisa saja mencari2 kesalahan kami.

Selama pemeriksaan juga sy dengar di belakang kami di kantor Bawaslu itu tempat mereka bawa tangkapan mereka dan siksa mereka sampai teriak2 pilu.

Perih hati dengar nya, ingin rasanya teriak dan lawan mereka, tapi mereka jauh lebih kuat dan bersenjata lengkap, dan sy ga bisa berbuat apa2.

Karena sy waspada saja, kalau kami melawan dan mereka hilangkan nyawa kami di sana bisa saja.
Mereka tinggal bilang karena kami melawan, atau karena kena peluru nyasar.
Itu bisa saja mereka lakukan.

Akhirnya setelah hampir 2 jam kami pun dibawa naik mobil tahanan, sy tanya mau dibawa kemana, mereka bilang ke Polda.
Sy pikir kami di lepasin disana, ternyata di bawa ke Polda.
Dalam hati sy, habis nih nanti kalau sudah masuk Polda dan mereka cari pasal karet.
Sy tetap ga putus2 berzikir, minta sama yg punya hidup kami, agar kami berdua di selamatkan.

Sampai di Polda kami diturunkan dideket ratusan tawanan mereka yg mereka cambukin punggung nya pake slang.
Sy miris dan ga sanggup liatnya.
Ga lama kami dipanggil dan kembalikan semua hp dan KTP kami terus kami dibawa pake mobil tahanan lagi keluar.
Di depan Polda kami diturunkan dan diminta naik grabe saja pulang.
Akhirnya kami putuskan untuk pulang ke RPR utk lapor diri dgn kejadian yg menimpa kami.
Karena kami bertugas atas sepengetahuan dokter2 di RPR termasuk dokter Arni, dokter Irman dan pak Benno..

Sekian laporan sy dokter Arni..

Tolong selamatkan Negri ini, karena harapan kami cuma kepada Prabowo Sandi lah yang bisa menyelamatkan negri ini.

Kami berjuang bukan karena Prabowo Sandi, tapi untuk anak cucu kami..



Demikian artikel tentang Viral Video Perlakuan Kasar Oknum Pada Ibu-ibu Palang Merah Saat 22 Mei ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Viral Video Perlakuan Kasar Oknum Pada Ibu-ibu Palang Merah Saat 22 Mei ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Berani bener ya orang Cina di negeri kita, Pak Pol aja Dibentak-bentak

Info informasi Berani bener ya orang Cina di negeri kita, Pak Pol aja Dibentak-bentak atau artikel tentang Berani bener ya orang Cina di negeri kita, Pak Pol aja Dibentak-bentak ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Berani bener ya orang Cina di negeri kita.

Bahkan Pak Polisi aja mereka berani bentak-bentak.

"Siapa suruh kamu datang kesini?!! Siapa suruh?!! Aku orang Cina, bukan orang Indonesia!!"

Kenapa ya mereka berani?

Ato mungkin ini bukan di negeri kita...  tapi di Thailand.

[video]




Demikian artikel tentang Berani bener ya orang Cina di negeri kita, Pak Pol aja Dibentak-bentak ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Berani bener ya orang Cina di negeri kita, Pak Pol aja Dibentak-bentak ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

KETIDAKADILAN YANG NYATA: Beda Kasus Mustofa Nahra dan Ulin Yusron soal Unggahan di Medsos

Info informasi KETIDAKADILAN YANG NYATA: Beda Kasus Mustofa Nahra dan Ulin Yusron soal Unggahan di Medsos atau artikel tentang KETIDAKADILAN YANG NYATA: Beda Kasus Mustofa Nahra dan Ulin Yusron soal Unggahan di Medsos ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Anggota BPN Mustofa Nahrawardaya ditangkap polisi. Pemilik akun @AkunTofa itu diduga menyebarkan hoaks dalam salah satu unggahan di akun Twitternya.

Kasus serupa pernah melibatkan simpatisan Jokowi-Ma'ruf, Ulin Yusron. Saat itu, Ulin sempat menyebarkan identitas terduga pengancam penggal Jokowi ke media sosial.

Perkara yang menimpa Mustofa berawal saat dirinya mengunggah video berisi oknum polisi memukuli seorang pria dalam peristiwa 22 Mei 2019.

Mustofa turut menyampaikan akibat pemukulan itu, seorang anak bernama Harun tewas. Tapi, belakangan dia meralat unggahannya.

Unggahan itu, sontak viral. Sebagian pihak sempat menyebut video itu bukanlah di Indonesia, tapi di Thailand.

kumparan mencoba menelusuri lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat penganiayaan itu terjadi. Lokasinya, berada di depan salah satu masjid di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

kumparan juga menyambangi rumah Harun (15), bocah yang disebut Mustofa tewas akibat dipukuli. Namun, keluaraga memastikan orang yang dipukuli itu bukanlah Harun.

Polisi kemudian membenarkan adanya pengeroyokan oleh oknum polisi. Tapi, pria yang dipukuli tidak tewas. Pria itu, bernama Andriyansyah alias Andri Bibir. Andri Bibir lalu memberikan pernyataan soal kejadian itu.

"Betul saya dan kejadian saat itu, memang pas di video itu saya sempat melarikan diri. Tapi ternyata di belakang ada sekomplotan Brimob dan saya balik kembali lagi ke lapangan itu, dan ternyata saya ditangkap," kata Andri.

kumparan kembali menelusuri lokasi untuk mengetahui sosok Andri. Rupanya, warga tidak mengenal Andri.

"Bukan, bukan (anak sini), saya tahu kalau anak sini," kata Ketua RT 02 Kampung Bali Winda Deviati, di kediamannya, Sabtu (25/5).

Sementara itu, salah satu warga berinisial I yang ditemui kumparan di sekitar lokasi mengaku kenal dengan Andri. I juga mengaku tahu siapa saja orang-orang yang diamankan di parkiran tersebut saat aksi kericuhan.

"Dia justru enggak tidur di situ, si Andri, kalau yang tidur di situ si Markus, si Lubis," ungkap I.

Menurut I, selain Andri, ada tiga orang lainnya yang ikut diamankan di parkiran yakni Markus, Lubis, dan Julianto. Selain itu, ada juga satu tukang ojek yang diamankan bernama Iyo saat dia tengah tertidur di pangkalannya.

Mereka kemudian masuk dalam 11 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kericuhan 21-22 Mei 2019.

Lalu, pada Minggu dini hari (26/5/2019), polisi menjemput Mustofa di rumahnya di Pejaten, Jakarta Selatan. Tim IT BPN Prabowo-Sandi itu dijemput penyidik Bareskrim Polri sekitar pukul 02.00 WIB.

�Sudah ditangkap ya,� kata Kasubdit 3 Siber Bareskrim Polri Rickynaldo Chairul kepada kumparan, Minggu (26/5).

Tak lama setelah itu, polisi menetapkan Mustofa sebagai tersangka. Saat ini, dia masih diperiksa di Dit Siber Bareskrim Polri.

�Sudah jadi tersangka,� tambah Rickynaldo.

Ulin Yusron

Nasib berbeda dialami oleh Ulin. Saat itu, Ulin mengunggah identitas lengkap pria bernama Cep Yanto dan Dheva Suprayoga yang diduga mengancam akan memenggal kepala Jokowi saat demo di Bawaslu yang videonya viral.

Tindakan Ulin ini sempat menjadi sorotan karena sebenarnya, penyebaran data pribadi tanpa izin melanggar UU.

"Saya kira enggak boleh ya, itu UU Adminduk bisa dikejar dan bisa dituntut itu," kata Tjahjo di usai menghadiri acara bebas malaria di Desa Budaya Kertalanggu, Denpasar, Bali, Senin (13/5).

"Bisa kita laporkan ke polisi, yang berhak (menindak) itu adalah polisi," lanjut dia.

Undang-undang yang dimaksud, yakni Berdasarkan Pasal 95A UU Administrasi Kependudukan (Adminduk) menjelaskan, 'Setiap orang yang tanpa hak menyebarluaskan Data Kependudukan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 ayat (3) dan Data Pribadi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 86 ayat (1a) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah)'.

Polisi akhirnya berhasil menangkap pengancam Jokowi. Tapi, pelakunya berbeda dengan identitas yang diunggah oleh Ulin. Pelaku yang ditangkap bernama HS (Hermawan Susanto). Ulin lalu meralat ucapannya dan meminta maaf. Permintaan maaf itu diunggah kembali lewat akun instagramnya.

"Mohon maaf kepada nama2 yang disebut dan keliru. Ini murni kesalahan menerima informasi dan mengolahnya. Terima kasih yang sudah meramaikan percakapan soal penggal sehingga telah menutupi demo," begitulah kurang lebih ucapan permintaan maaf Ulin.

Terkait tindakan pidana Ulin, Polri juga angkat bicara. Saat itu, Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, tidak bisa menindak karena belum menerima laporan dari warga yang dirugikan atas tindakan itu.

"Masyarakat yang dirugikan, kita belum bertindak dulu. Kita melakukan koordinasi dengan Dirjen Dukcapil juga menyangkut masalah UU Kependudukan itu," ungkap Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (16/5).

Sumber: kumparan

KETIDAK ADILAN YANG NYATA

"Ketidak Adilan yang DITUNJUKKAN SECARA NYATA. Kemudian berharap masyarakat khususnya pengguna medsos Damai dan Tenang?" komen @zarazettirazr.

Koordinator Jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak tak bisa menyembunyikan kemarahannya atas ketidakadilan ini.

"Hanya hati nurani yang mati bila ada yang mengatakan hukum berlaku adil saat ini. Padahal ketidakadilan itu menujukkan "auratnya" dengan vulgar," kata Dahnil A Simanjuntak di akun twitternya.

"Banyak deretan orang yg salah menyebar informasi atau sengaja menyebar informasi yg salah tidak ditindak secara hukum, syaratnya hanya Satu. Dukung dan jilatlah kekuasaan," lanjut Dahnil.




Demikian artikel tentang KETIDAKADILAN YANG NYATA: Beda Kasus Mustofa Nahra dan Ulin Yusron soal Unggahan di Medsos ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang KETIDAKADILAN YANG NYATA: Beda Kasus Mustofa Nahra dan Ulin Yusron soal Unggahan di Medsos ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Muhammad Amien Rais

Info informasi Muhammad Amien Rais atau artikel tentang Muhammad Amien Rais ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  KAU memang hanya manusia biasa. Kau tentu punya kelemahan, dan kau (pasti) juga punya banyak kelebihan.

Kau bersekolah di negeri "kafir" Paman Sam. Kau banyak berinteraksi dengan mereka "kaum kafir". Namun tak menjadikan kau bagian dari kebanyakan alumni sekolah negeri "kafir" yang cenderung islamophobia.

Kau tetap Amien Rais yang lahir dari rahim Muhammadiyah yang proporsional memposisikan Islam dan "kafir".

Kau berhasil menggerakkan aksi menentang kekuasaan otoriter dan bahkan totaliter Orde Baru, di saat orang yang lainnya yang sebayamu diam membisu dan bahkan nyaman menjadi bagian dari kekuasaan yang tiran.

Kau berteriak dengan kencang tentang "suksesi kepemimpinan nasional sebagai keharusan" di kala lainnya diam penuh ketakutan, menghamba dan bahkan menjadi penjilat kekuasaan serta berusaha mempertahankan status quo.

Kaulah manusia "aneh" yang selalu teriak lantang kepada penguasa yang menyimpang. Kau kritisi Soeharto, kau kritisi pemimpin-pemimpin sesudahnya.

Kau memang tak akan pernah membuat nyaman penguasa- penguasa yang lalim dan para komprador di negeri ini.

Kau manusia yang sudah tak punya urat takut, di kala teman sebayamu masih penuh ketakutan. Takut mati, takut tak punya dan dekat dengan kekuasaan, takut miskin.

Kau manusia langka yang rela tidak populer demi prinsip tauhid (politik) yang selama ini kau perjuangkan. Bandingkan sebayamu yang masih terus cari popularitas dan gila hormat dan jabatan.

Kau salah lahir dari rahim Muhammadiyah. Coba kau lahir dari ormas keagamaan lain. Coba kau lahir dari keluarga Abangan dan bahkan keluarga PKI sekalipun, kau tak akan pernah dirundung dan dicaci maki secara kasar oleh mereka yang begitu bangga dengan ashobiyahnya.

Kau salah sih lahir dari rahim Muhammadiyah. Kau sepanjang zaman tak akan pernah termaafkan dan selalu dituduh sebagai aktor tunggal pelengseran seorang presiden.

Kau dan siapapun pasti tahu bahwa ada kekuatan besar yang antusias mendukung pelengseran itu. Kekuatanmu saat itu begitu ringkih. Kau hanya punya 34 kursi. Bandingkan kekuatan lain yang punya banyak kursi di MPR, termasuk militer dan kepolisian.

Kau pasti paham teori kudeta. Selagi militer berada di belakang dan bersama presiden pasti tak akan pernah terjadi kudeta atau pelengseran.

Kau pasti tahu, militer, kepolisian, partai-partai besar saat itu tak lagi berpihak ke presiden. Tapi karena Kau Ketua MPR dan berasal dari Muhammadiyah, maka selamanya kau akan dipersalahkan dan tak termaafkan akibat lengsernya presiden.

Kau usianya tidak muda lagi, namun jiwamu tak pernah tua. Jiwa "pemberontak"-mu tiap melihat kebatilan politik, hukum, dan ekonomi selalu muda.

Kau rela dihujat, dicaci,dirundung, bahkan rela dituduh provokator dan makar oleh penguasa, pendukung penguasa dan mereka yang tengah bermesraan dengan penguasa.

Kau terlalu kritis sih. Coba kau akomodatif dan kooperatif dengan penguasa, pasti kau hidupnya akan selalu aman dan nyaman. Tak akan pernah terjadi ancaman-ancaman pembunuhan kepadamu, termasuk ancaman pembunuhan.

Kau sih salah tidak menjadi penjilat atau sekadar bermain aman dalam relasinya dengan kekuasaan. Coba kau menjilat pada kekuasaan, pasti pundi-pundi rupiah dalam jumlah gede akan kau dapatkan. Anak kau juga pasti akan peroleh jabatan empuk di negeri ini.

Kau tahu tidak, bahwa semua yang kau lakukan ini membuat saya dan (yakin) kaum muda lainnya yang gelisah dan prihatin dengan kondisi bangsa saat ini, iri padamu. Iri padamu Muhammad Amien Rais.rmol.id

Penulis: Ma'mun Murod Al-Barbasy


Demikian artikel tentang Muhammad Amien Rais ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Muhammad Amien Rais ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Tumpahnya Darah Reyhan

Info informasi Tumpahnya Darah Reyhan atau artikel tentang Tumpahnya Darah Reyhan ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  SATU atau dua peluru tajam telah menembus dada Reyhan Fajari, anak Tanah Abang usia belia 16 tahun. Dia langsung mati. Semoga Allah menjadikannya Syahid.

Kejadian itu dialaminya dinihari 22 Mei. Dalam tragedi bungkus membungkus isu kerusuhan vs isu hak-hak rakyat mendukung kebebasan sipil berdemonstrasi.

Pada malam hari selepas membersihkan sampah masjid, Reyhan melihat suasana hiruk pikuk dekat masjidnya. Lalu dia dan kawannya melihat ke sana. Lalu kena tembak dari kekuatan bersenjata. Ini cerita versi teman dan keluarganya di media.

Kemungkinan kecil lainnya adalah Reyhan merupakan pendemo rusuh yang kata aparat ada kelompok perusuh yang dibayar jutaan rupiah pada saat demo 21 Mei.

Kecilnya kemungkinan ini karena usia Reyhan terlalu kecil untuk dibayar sebagai perusuh.

Lalu siapa pembunuh Reyhan? Awalnya pembunuh Reyhan dispekulasikan pada polisi atau tentara atau tentara China maupun perusuh pembawa senjata.

Spekulasi pada polisi dan tentara karena merekalah penanggung jawab keamanan negara. Namun, setelah polisi menjelaskan ke publik bahwa mereka tidak menggunakan peluru tajam, maka polisi berlepas tangan atas hal ini.

Dalam keterangannya polisi juga mengatakan tentara tidak menggunakan peluru tajam. Kecurigaan pada tentara RRC (Republik Rakyat China) menguak setelah beredar foto-foto adanya tentara China memakai seragam Brimob pada aksi 21 hingga 22 Mei kemarin. Itupun sudah dibantah polisi bahwa foto-foto itu orang Manado, bukan China RRC.

Jika mengarahkan pembunuh Reyhan adalah para perusuh yang berbayar Rp 100 ribu, mungkinkah orang-orang sekelas mereka bisa menggunakan senjata api? Apalagi memilikinya? Terlalu spekulatif.

Jika mengarahkan tuduhan pada kelompok bersenjata pro aksi 21-22 Mei, jika ada, dengan asumsi seperti dituduhkan pada Mayjend (purn) Sunarko, kenapa mereka mengarahkan senjatanya pada anak kecil, Reyhan?

Jika diarahkan pada ISIS, bukankah ISIS dan para teroris umumnya selalu menyiarkan klaim jika melakukan tindakan? Mungkinkah jaringan ISIS membunuh Reyhan.

Jika pembunuh Reyhan tidak pernah terungkap, maka dapat dipastikan negara ini kurang mampu mengontrol sistem keamanan nasionalnya. Ini misteri kedua sebelum misteri butanya mata Novel Baswedan yang tidak terungkap.

Dalam misteri seperti ini, bagaimana Reyhan wafat dan untuk apa Reyhan ikut melihat huru hara paska gerakan 21 Mei, serta pembicaraan darah Reyhan sangat penting. Sebab, jika Reyhan wafat dalam bagian hak-hak demokrasi rakyatnya, maka darah Reyhan adalah darah Syuhada.

Dia dikategorikan mati Syahid. Apalagi dia ditembak tidak jauh dari masjidnya.

Seseorang yang mati Syahid harus dikenang. Oleh siapa? Setidaknya oleh GNKR sebagai pengundang aksi 21-22 Mei.

Karena, selain Reyhan, ada beberapa kemungkinan korban peluru tajam lainnya, seperti Azis dari Pandeglang Banten dan Farhan Safero di Petamburan, Harun (15 tahun) di Slipi, dan lain-lain. (Merujuk berbagai berita media).

Sampai saat ini, kita tentu berpendapat kemulian untuk Reyhan. Bahwa memang dia pergi keluar rumah atau masjidnya, untuk menyaksikan huru hara apa paska demonstrasi damai Bawaslu. Apalagi merebak isu masjid diserang saat itu di sekitar Tanah Abang. Lalu ia ditembak.

Darah keluar deras dari dada dan punggungnya atau keningnya. Lalu ia mati mengerang kesakitan.

Di malam lailatul qadar ini para malaikat turun ke bumi. Mereka tidak mencari Reyhan lagi, karena dia mungkin sudah di surga.

Penulis: Syahganda Nainggolan


Demikian artikel tentang Tumpahnya Darah Reyhan ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Tumpahnya Darah Reyhan ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Blokir Sosmed Dinilai KEBIJAKAN DUNGU, Kampanye Internet Positif Tapi Sekarang Ramai-ramai Pakai VPN

Info informasi Blokir Sosmed Dinilai KEBIJAKAN DUNGU, Kampanye Internet Positif Tapi Sekarang Ramai-ramai Pakai VPN atau artikel tentang Blokir Sosmed Dinilai KEBIJAKAN DUNGU, Kampanye Internet Positif Tapi Sekarang Ramai-ramai Pakai VPN ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Pemblokiran sosial media (Facebook, IG, WhatsApp, Twitter) oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pasca rusuh 22 Mei dinilai beberapa pihak sebagai kebijakan dungu.

Apa pasal?

Karena dengan pemblokiran sosmed ini justru membuat VPN (Virtual Private Network) jadi populer untuk membobol pemblokiran.

"Kebijakan pemblokiran video/image pada beberapa aplikasi medsos/messaging menyebabkan populernya aplikasi VPN di kalangan pengguna inet termasuk juga pada anak-anak. Ini berarti tdk ada lagi filter konten termasuk di dlmnya konten2 pornografi.

Sudah boleh dibilang KEBIJAKAN DUNGU?" ujar akun @MbahUyok di twitter.

Terus apa gunanya Kemenkominfo kampanye internet positif kalau sekarang malah pada ramai-ramai pakai VPN akibat kebijakan pemblokiran sosmed oleh Kemenkominfo?

"Mereka sibuk kampanye "Internet Positif". Sekarang memberi edukasi bagaimana cara membukanya. Ajiib...," komen @Davyart1.

"Dan sudah terlanjur booming pemanfaatkan VPN maka tak ada fungsinya lagi kemenkominfo. jalur bebas hambatan dinikmati anak2 dengan segala resikonya," ujar @s_purnawan.

"@kemkominfo memang bodoh bikin kebijakan gak dikaji secara matang ?? ky nya udah penyakit akut pemerintah skrng ," kata @ohhinsomnia.




Demikian artikel tentang Blokir Sosmed Dinilai KEBIJAKAN DUNGU, Kampanye Internet Positif Tapi Sekarang Ramai-ramai Pakai VPN ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Blokir Sosmed Dinilai KEBIJAKAN DUNGU, Kampanye Internet Positif Tapi Sekarang Ramai-ramai Pakai VPN ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

YLKI: Pembatasan Media Sosial Langgar Hak-Hak Publik

Info informasi YLKI: Pembatasan Media Sosial Langgar Hak-Hak Publik atau artikel tentang YLKI: Pembatasan Media Sosial Langgar Hak-Hak Publik ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) angkat suara ihwal pembatasan akses media sosial dan WhatsApp oleh pemerintah yang sudah dilakukan beberapa hari ini.

Ketua Harian YLKI Tulus Abadi menyebut, pembatasan media sosial itu telah melanggar hak-hak publik di era demokrasi seperti saat ini.

"Pemerintah tidak bisa melakukan secara gegabah dan sembrono. Janganlah ingin menegakkan hukum tetapi dengan cara melanggar hukum," ujarnya dalam siaran pers, Jakarta, Jumat 24 Mei 2019.

"Bagaimanapun pemblokiran itu melanggar hak hak publik yang paling mendasar yakni mendapatkan informasi bahkan merugikan secara ekonomi," sambung dia.

Bahkan, kata Tulus, pembatasan itu secara sektoral melanggar UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta UU sektoral lainnya, dan secara general melanggar UUD 1945.

Pemblokiran ucapnya, bisa ditoleransi jika dalam keadaan darurat, dan parameter darurat harus jelas dan terukur.

Pemerintah pun diminta harus mampu menjelaskan kepada publik manfaat dan efektivitas pembataan media soal dan layanan pesan WhatsApp.

Sebelumnya, Pemerintah mengambil langkah pembatasan sementara akses tertentu di media sosial.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah provokasi hingga penyebaran berita bohong kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu 22 Mei 2019.

"Akan kami adakan pembatasan akses di media sosial. Fitur tertentu tidak diaktifkan untuk menjaga agar hal-hal negatif tidak terus disebarkan ke masyarakat," kata Wiranto.

Sumber: Tribun


Demikian artikel tentang YLKI: Pembatasan Media Sosial Langgar Hak-Hak Publik ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang YLKI: Pembatasan Media Sosial Langgar Hak-Hak Publik ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Katanya SIAPAPUN PRESIDENNYA GAK NGARUH? Medsos Diblokir Langsung Ngeluh Jualan Online, Tol Naik Menjerit

Info informasi Katanya SIAPAPUN PRESIDENNYA GAK NGARUH? Medsos Diblokir Langsung Ngeluh Jualan Online, Tol Naik Menjerit atau artikel tentang Katanya SIAPAPUN PRESIDENNYA GAK NGARUH? Medsos Diblokir Langsung Ngeluh Jualan Online, Tol Naik Menjerit ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID] Kerap kali kita mendengar atau membaca status orang-orang yang sok gak peduli dengan politik, bahkan anti politik, bagi mereka siapapun Presidennya gak ngaruh, kalau mau hidup enak sukses ya yang penting kerja usaha. Mau yang kepilih siapa kek, ora ngaruh.

Beneran SIAPAPUN PRESIDENNYA GAK NGARUH???

Baca noh berita!

Mau lebaran Tol naik selangit, dari Rp 1.500 menjadi Rp 12 ribu.
Medsos diblokir, elo langsung ngeluh gak bisa jualan online
Rupiah makin tercekik, ujung-ujungnya apa-apa naik

Masih mau ngomong SIAPAPUN PRESIDENNYA GAK NGARUH???



Demikian artikel tentang Katanya SIAPAPUN PRESIDENNYA GAK NGARUH? Medsos Diblokir Langsung Ngeluh Jualan Online, Tol Naik Menjerit ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Katanya SIAPAPUN PRESIDENNYA GAK NGARUH? Medsos Diblokir Langsung Ngeluh Jualan Online, Tol Naik Menjerit ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Blokir Sendiri Mengeluh Sendiri... Menkominfo Curhat Tak Bisa Cek Foto dan Video di WA

Info informasi Blokir Sendiri Mengeluh Sendiri... Menkominfo Curhat Tak Bisa Cek Foto dan Video di WA atau artikel tentang Blokir Sendiri Mengeluh Sendiri... Menkominfo Curhat Tak Bisa Cek Foto dan Video di WA ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID]  Banyak masyarakat mengeluhkan sulitnya berkomunikasi pasca dibatasinya akses ke media sosial dan WhatsApp oleh pemerintah. Tak heran pertanyaan kapan pemerintah membuka akses ramai mengemuka di media sosial.

Karenanya saat detikINET bertemu langsung Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, pertanyaan itu langsung disodorkan. Sayangnya ia belum bisa memberikan kepastian. Seperti sebelumnya, pihak pemerintah masih melihat situasi dan kondisi.

"Saya pribadi sih ingin secepatnya (pembatasan dicabut), karena saya sendiri juga kesulitan melihat foto dan video di WhatsApp yang dikirimkan teman-teman," ujarnya.

"Kalau bisa hari ini, ya hari ini kami buka. Tapi kan kami harus lihat situasinya, pertimbangan berbagai aspek. Kami ingin secepatnya," tandas Rudiantara, Jumat (24/5/2019).

Lebih lanjut dipaparkannya, ada enam layanan yang aksesnya dibatasi saat ini, yakni Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, Line, dan WhatsApp. Ada pun yang dibatasi pada dasarnya hanya sebatas gambar dan video saja, sementara teks dan panggilan telepon tetap bisa digunakan pada keenam layanan itu. [detiknet]

Komen Warganet:




Demikian artikel tentang Blokir Sendiri Mengeluh Sendiri... Menkominfo Curhat Tak Bisa Cek Foto dan Video di WA ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Blokir Sendiri Mengeluh Sendiri... Menkominfo Curhat Tak Bisa Cek Foto dan Video di WA ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Gelang Code Perusuh Aksi 22 Mei

Info informasi Gelang Code Perusuh Aksi 22 Mei atau artikel tentang Gelang Code Perusuh Aksi 22 Mei ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID] SIAPA PERUSUH AKSI DAMAI 21-23 MEI?

Dalam dunia inteljen ini namanya maping code. Untuk menandai mana kawan mana lawan. Biasanya maping code dibuat rahasia, spesifik namun mudah dilihat dan diketahui bagi kelompoknya. Maping code yg mereka gunakan nora dan kampungan terlalu mudah untuk dicurigai orang, maklum basic mereka bukan inteljen tapi preman terminal.

Mereka inilah yg membuat kerusuhan, pembakaran, memprovokasi polisi dan massa yg lain. Mereka berasal dari luar jakarta umumnya. Modus ini mirip sekali ketika terjadi kerusuhan 98, mereka mendompleng gerakan reformasi. Mengapa modusnya mirip sekali......Karena "tokoh" yg mensetting kerusuhan 98 sekarang banyak berada di toko sebelah.

Kemudian mereka membuat opini bahawa pihak oposisilah yg membuat settingan ini....
Tapi mereka lupa rakyat sekarang bukan rakyat thn 98 yg blm ada medsos.....Ini namanya ada udang dibalik settingan.

(Budi Ihsan)

***

Mereka adalah umpan yg disiapkan, yg memulai kerusuhan, tapi sasaran yg menjadi korban bukan mereka, melainkan peserta aksi, ummat islam yg mereka kategorikan radikal, khususnya FPI,
Bahkan titik2 yg akan dijadikan TKP pun sudah direncanakan, mengapa kerusuhan hanya terjadi di sekitaran tanah abang, slipi, dan petamburan?, karena d petamburanlah markas FPI, disitulah sasaran utama yg akan mereka habisi. Mendengar kerusuhan, warga dan anggota FPI pasti keluar ke jalan, itulah pancingan mereka, begitu keluar langsung mereka kejar dan habisi. Sungguh rencana busuk.

(Min To Plus Yups)

***

Nah kan bener ditambah itu mrk pake masker samaan warna abu2.. sy lihat sendiri pas aksi hari pertama.

(Ade Soetrisna)




Demikian artikel tentang Gelang Code Perusuh Aksi 22 Mei ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Gelang Code Perusuh Aksi 22 Mei ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

HEBOH.... Ulah Hacker di SPBU Medan Berisi Text Soal Jokowi, China, Megawati

Info informasi HEBOH.... Ulah Hacker di SPBU Medan Berisi Text Soal Jokowi, China, Megawati atau artikel tentang HEBOH.... Ulah Hacker di SPBU Medan Berisi Text Soal Jokowi, China, Megawati ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

[PORTAL-ISLAM.ID] MEDAN - Warga Medan dihebohkan dengan ulah hacker yang beraksi dengan menulis pesan di layar SPBU Marelan, Medan, Sumut.

Di layar SPBU yang menunjukkan harga jenis-jenis BBM, hacker menuliskan pesan dibawahnya.

Ada Tulisan tentang Jokowi, China dan Megawati.

Seperti diketahui, aksi 22 Mei tidak hanya terjadi di Jakarta, tapi juga di Medan Sumut.

Aksi berlangsung sampai malam dimana Massa Aksi mengepung kantor Bawaslu Sumut mulai Jalan H Adam Malik Simpang Gelugur dan Jalan Tengku Amir Hamzah.

[video]




Demikian artikel tentang HEBOH.... Ulah Hacker di SPBU Medan Berisi Text Soal Jokowi, China, Megawati ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang HEBOH.... Ulah Hacker di SPBU Medan Berisi Text Soal Jokowi, China, Megawati ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.